Hot

u26a1 Flash Sale! 30% OFF! Grab Your Must-Haves Now! #MegaDeals

Learn More
eukm ID eukm ID
  • Home
  • Shop
  • Start
  • Insight
  • Opportunity
  • Finance
  • News
  • 0
    Your Bookmarks
    1 1
    Sorry, you have no bookmarks yet.
    Check all (0)
  • 0
Hot

u26a1 Flash Sale! 30% OFF! Grab Your Must-Haves Now! #MegaDeals

Learn More
eukm ID eukm ID
  • 0
  • 0
  • Home
  • Shop
  • Start
  • Insight
  • Opportunity
  • Finance
  • News
Shopping Cart
Total:

$0.00

Items:

0

Checkout View Cart
Your cart is empty
Keep Shopping
Search
Trending Categories
  • Insight
    41 Articles
  • Finance
    22 Articles
  • Opportunity
    12 Articles
  • Start
    8 Articles
  • Top view of a wooden table with a green plant, a white smartphone, a teal coffee mug, and a folded newspaper
    News
    4 Articles
Recent Posts
  • Strategic
Apakah Bisnis Anda Benar-Benar Siap 2026?...
  • By taqi
  • February 21, 2026
  • Finance
Omzet Naik Tapi Uang Habis? Ini...
  • By taqi
  • February 21, 2026
  • Finance
Bisnis Kamu Benar-Benar Sehat atau Hanya...
  • By taqi
  • February 20, 2026
Latest Reviews
  • 4.2
    • Opportunity
    Kebab Turki Baba Rafi
    • By taqi
    • February 25, 2025
  • 4.0
    • Opportunity
    Es Teler 77
    • By taqi
    • February 25, 2025
CTA Title

CTA Content

Follow Us
Join Our Community
  • Start

Persiapan UKM Sebelum Berjualan Online: Langkah-Langkah Kritis untuk Sukses

  • taqi
    By taqi
  • February 22, 2025
Search
Recent Posts
  • Strategic
Apakah Bisnis Anda Benar-Benar Siap 2026?...
  • By taqi
  • February 21, 2026
  • Finance
Omzet Naik Tapi Uang Habis? Ini...
  • By taqi
  • February 21, 2026
  • Finance
Bisnis Kamu Benar-Benar Sehat atau Hanya...
  • By taqi
  • February 20, 2026
Trending Categories
  • Insight
    41 Articles
  • Finance
    22 Articles
  • Opportunity
    12 Articles
  • Start
    8 Articles
  • Top view of a wooden table with a green plant, a white smartphone, a teal coffee mug, and a folded newspaper
    News
    4 Articles
CTA Title

CTA Content

Follow Us
Join Our Community

Dalam beberapa tahun terakhir, pergeseran ke e-commerce telah membuka peluang besar bagi Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Dengan platform seperti Tokopedia dan Shopee, serta opsi untuk membangun e-commerce sendiri, UKM dapat menjangkau pasar yang lebih luas tanpa investasi besar dalam infrastruktur fisik. Namun, sebelum memasuki dunia digital, ada beberapa hal krusial yang harus dipersiapkan agar bisnis tidak hanya berjalan, tetapi juga berkembang secara berkelanjutan.

1. Memilih Model Bisnis yang Tepat

Sebelum memutuskan untuk berjualan online, UKM harus memahami bagaimana model bisnis mereka akan beroperasi di platform digital. Apakah akan menjual langsung ke konsumen (DTC), menggunakan model dropshipping, atau bekerja dengan reseller? Keputusan ini akan memengaruhi strategi pemasaran, logistik, dan harga produk.

Selain itu, penting untuk memahami margin keuntungan di e-commerce. Berjualan di marketplace mungkin tampak mudah, tetapi biaya komisi, promosi, dan pengiriman harus diperhitungkan untuk menjaga profitabilitas.

2. Memilih Platform yang Sesuai

Tidak semua platform e-commerce cocok untuk setiap bisnis. UKM perlu mempertimbangkan beberapa faktor sebelum memilih:

  • Marketplace (Tokopedia, Shopee, Lazada, dll.): Cocok untuk produk dengan permintaan tinggi dan persaingan ketat. Keunggulannya adalah trafik besar dan sistem pembayaran yang sudah terintegrasi, tetapi UKM harus bersaing dalam harga dan biaya promosi.
  • Website e-commerce sendiri: Memberikan kontrol penuh atas branding dan data pelanggan. Cocok bagi bisnis yang ingin membangun loyalitas pelanggan jangka panjang, tetapi membutuhkan strategi pemasaran yang lebih kuat untuk menarik trafik.
  • Sosial media & chat commerce: WhatsApp, Instagram, dan TikTok bisa menjadi tambahan atau bahkan alternatif bagi bisnis yang mengandalkan interaksi langsung dengan pelanggan.

Strategi terbaik sering kali adalah kombinasi dari beberapa platform untuk memaksimalkan jangkauan dan efisiensi operasional.

3. Menyiapkan Infrastruktur Operasional

Kecepatan dan keandalan adalah kunci dalam e-commerce. Sebelum memulai, UKM harus memastikan sistem operasional mereka sudah siap, termasuk:

  • Manajemen stok: Menghindari kehabisan stok atau kesalahan pengiriman dengan sistem inventory yang rapi.
  • Sistem pembayaran: Pastikan berbagai metode pembayaran tersedia agar pelanggan memiliki fleksibilitas dalam transaksi.
  • Mitra logistik: Pilih layanan pengiriman yang dapat diandalkan dengan biaya yang kompetitif. Program seperti gratis ongkir atau same-day delivery bisa menjadi nilai tambah bagi pelanggan.
  • Start

Menyusun Model Bisnis yang Jelas untuk Perusahaan yang Bekelanjutan

Read More
Cashless Payment

4. Menentukan Harga yang Tepat

Menentukan harga yang tepat saat berjualan di marketplace adalah langkah krusial untuk memastikan produk tetap kompetitif, menguntungkan, dan menarik bagi pelanggan. Berikut adalah pendekatan yang bisa digunakan UKM untuk menetapkan harga secara strategis:

1. Menghitung Biaya Pokok Penjualan (COGS)

Langkah pertama adalah memahami biaya produksi dan operasional agar harga yang ditetapkan tetap menguntungkan. COGS (Cost of Goods Sold) mencakup:

  • Biaya produksi atau pembelian barang (termasuk bahan baku, tenaga kerja, dll.)
  • Biaya pengemasan (kemasan premium bisa menambah nilai jual tetapi juga meningkatkan biaya)
  • Biaya logistik (ongkos kirim, gudang, dan distribusi)
  • Biaya komisi dan transaksi di marketplace (Shopee, Tokopedia, dan Lazada biasanya mengenakan komisi antara 1-5%)
  • Biaya pemasaran (iklan, diskon, dan promosi)

Sebagai contoh, jika total biaya produksi dan operasional sebuah produk adalah Rp50.000 dan Anda ingin menjaga margin keuntungan 40%, maka harga jual awalnya:

HargaPokok+(HargaPokok×Margin)=50.000+(50.000×40%)

Namun, ini baru dasar perhitungan. Selanjutnya, kita perlu mempertimbangkan faktor eksternal.

2. Melakukan Riset Harga Pasar

Berjualan di marketplace berarti bersaing dengan banyak penjual lain. Oleh karena itu, penting untuk melihat bagaimana harga produk serupa di kategori yang sama. Cara melakukannya:

  • Gunakan fitur pencarian di marketplace untuk melihat harga kompetitor.
  • Analisis harga berdasarkan rating dan ulasan. Produk dengan rating tinggi biasanya bisa dipasarkan dengan harga lebih tinggi.
  • Perhatikan strategi harga kompetitor, apakah mereka sering menggunakan diskon, bundling, atau gratis ongkir.

Misalnya, jika mayoritas produk serupa dijual antara Rp65.000–Rp75.000, Anda bisa menetapkan harga dalam rentang yang kompetitif atau menawarkan nilai lebih (misalnya, packaging lebih baik atau bonus tambahan).

3. Menyesuaikan Harga dengan Strategi Promosi dan Diskon

Marketplace sering menawarkan promosi seperti flash sale, gratis ongkir, dan cashback. Jika ingin mengikuti program ini, harga awal harus sudah mencakup potensi diskon agar tetap menguntungkan.

Misalnya, jika marketplace sering memberikan diskon 10%, maka harga awal bisa dinaikkan sedikit untuk mengakomodasi potongan tersebut:

HargaJual+(HargaJual×Diskon)=70.000+(70.000×10%)

Selain itu, gunakan strategi harga psikologis seperti:

  • Menetapkan harga di angka Rp69.900 daripada Rp70.000 (terlihat lebih murah).
  • Bundling produk (misalnya, beli 2 lebih murah) untuk meningkatkan nilai transaksi.

4. Mengoptimalkan Harga Berdasarkan Data Penjualan

Marketplace memberikan akses ke data performa produk, seperti jumlah klik, konversi, dan tingkat penjualan. Gunakan data ini untuk menguji harga yang paling optimal.

  • Jika produk banyak dilihat tetapi sedikit yang membeli, harga mungkin terlalu tinggi.
  • Jika produk laku terlalu cepat, mungkin ada peluang untuk menaikkan harga sedikit tanpa kehilangan pelanggan.

A/B testing bisa dilakukan dengan menaikkan atau menurunkan harga sedikit untuk melihat dampaknya terhadap penjualan.

Kesimpulan: Menentukan harga yang tepat

Menentukan harga di marketplace bukan hanya soal menutupi biaya dan mendapatkan margin, tetapi juga memahami perilaku pasar, strategi promosi, dan penggunaan data untuk penyesuaian. Dengan pendekatan yang tepat, UKM dapat menjaga daya saing tanpa mengorbankan profitabilitas.

5. Membangun Brand dan Diferensiasi

Dalam dunia e-commerce yang semakin kompetitif, memiliki produk bagus saja tidak cukup. UKM perlu membangun brand yang kuat, menciptakan diferensiasi yang jelas, dan menerapkan strategi digital marketing yang efektif agar bisa bersaing dan menarik pelanggan. Berikut adalah cara mendalam untuk mengoptimalkan ketiga aspek tersebut.

1. Membangun Brand yang Kuat di Marketplace

Apa itu Brand?
Brand bukan hanya logo atau nama toko. Brand adalah identitas, nilai, dan pengalaman pelanggan yang membedakan bisnis dari kompetitor.

Bagaimana Cara Membangun Brand di Marketplace?

a) Identitas Visual yang Konsisten
  • Gunakan logo dan desain toko yang profesional. Marketplace seperti Tokopedia dan Shopee menyediakan fitur untuk menyesuaikan tampilan toko. Pastikan desainnya mencerminkan identitas bisnis.
  • Foto produk berkualitas tinggi. Gunakan pencahayaan yang baik, sudut yang menarik, dan background yang bersih agar produk terlihat profesional.
  • Deskripsi produk yang mencerminkan brand. Jangan hanya mencantumkan spesifikasi teknis; tambahkan storytelling yang menjelaskan manfaat produk dan alasan mengapa pelanggan harus memilihnya.
b) Bangun Kepercayaan Melalui Ulasan & Layanan Pelanggan
  • Dorong pelanggan untuk meninggalkan review positif. Semakin banyak ulasan, semakin tinggi kepercayaan pelanggan baru.
  • Respon cepat terhadap pertanyaan dan keluhan pelanggan. Marketplace sering menampilkan waktu respons toko, dan ini memengaruhi kepercayaan pembeli.
  • Berikan pengalaman unboxing yang menyenangkan. Misalnya, tambahkan kartu ucapan atau bonus kecil untuk meningkatkan loyalitas pelanggan.

2. Diferensiasi: Bagaimana Agar Produk UKM Menonjol di Marketplace?

Diferensiasi adalah kunci sukses di e-commerce karena pelanggan memiliki banyak pilihan. Jika produk UKM tidak memiliki nilai unik, maka hanya bisa bersaing dalam harga—dan ini bukan strategi jangka panjang yang sehat.

a) Unik dalam Produk & Penawaran
  • Gunakan bahan atau fitur eksklusif. Jika produk serupa banyak di marketplace, coba tambahkan sesuatu yang membuatnya lebih menarik. Misalnya, jika menjual kopi, tambahkan varian dengan rasa unik atau kemasan premium.
  • Buat limited edition atau seasonal product. Ini bisa meningkatkan urgency pembelian.
  • Tawarkan garansi atau jaminan kualitas. Misalnya, “Garansi 7 Hari Uang Kembali Jika Produk Tidak Sesuai.”
b) Packaging & Unboxing Experience
  • Gunakan kemasan yang unik dan profesional. Contohnya, dibanding mengirim produk dalam plastik biasa, coba gunakan box berdesain khusus atau tambahkan wrapping kertas kraft dengan stiker brand.
  • Tambahkan pesan personal di paket. Ini meningkatkan pengalaman emosional pelanggan dan mendorong mereka untuk memberi ulasan positif.
c) Layanan yang Berbeda dari Kompetitor
  • Gratis ongkir atau subsidi ongkir di atas jumlah tertentu. Banyak pelanggan memutuskan pembelian berdasarkan ongkir.
  • Layanan pelanggan yang superior. Berikan fast response dan solusi yang cepat untuk masalah pelanggan.

3. Strategi Digital Marketing untuk UKM di Marketplace

Setelah brand dan diferensiasi siap, UKM perlu mengomunikasikan keunggulan tersebut melalui strategi digital marketing yang efektif.

a) Optimasi Toko dan Produk di Marketplace (SEO Marketplace)

Marketplace seperti Tokopedia dan Shopee memiliki algoritma pencarian sendiri. Gunakan teknik SEO marketplaceagar produk lebih mudah ditemukan.

  • Gunakan kata kunci yang tepat di judul produk. Contoh: “Sepatu Sneakers Pria Original – Nyaman & Ringan untuk Sehari-hari” lebih baik daripada hanya “Sepatu Sneakers Pria.”
  • Gunakan deskripsi panjang yang informatif & keyword-rich. Pastikan menjelaskan keunggulan produk dan manfaatnya dengan cara yang menarik.
  • Gunakan foto & video produk. Shopee & Tokopedia kini mendukung video produk, yang bisa meningkatkan engagement pelanggan.
b) Gunakan Iklan Berbayar di Marketplace

Marketplace menawarkan berbagai fitur iklan yang bisa digunakan untuk meningkatkan visibilitas produk, seperti:

  • Tokopedia TopAds: Produk akan muncul di hasil pencarian teratas.
  • Shopee Ads: Bisa menargetkan berdasarkan kata kunci pencarian dan kategori produk.
  • Lazada Sponsored Search: Memungkinkan produk muncul lebih sering kepada pelanggan potensial.

Tips Menggunakan Iklan Marketplace:

  • Mulai dengan budget kecil dan uji performa iklan sebelum meningkatkan anggaran.
  • Gunakan A/B testing untuk melihat iklan mana yang paling efektif.
  • Pastikan harga produk masih kompetitif meskipun menggunakan iklan.
c) Strategi Pemasaran di Media Sosial

Meskipun berjualan di marketplace, kehadiran di media sosial tetap penting untuk membangun brand awareness.

  • Gunakan Instagram & TikTok untuk mempromosikan produk. Konten video pendek seperti “unboxing,” “before-after,” atau “tutorial pemakaian” sering menarik lebih banyak engagement.
  • Gunakan Facebook dan Instagram Ads untuk menarik trafik ke marketplace. Marketplace memungkinkan Anda menautkan produk dari iklan media sosial ke halaman toko.
  • Gunakan Influencer Marketing. Pilih influencer mikro dengan audiens yang relevan untuk meningkatkan kredibilitas produk.
d) Program Loyalitas & Retensi Pelanggan

Mendapatkan pelanggan baru itu mahal, jadi penting untuk mempertahankan mereka.

  • Gunakan fitur “Voucher Khusus Pembeli Setia” di Shopee atau program loyalitas di Tokopedia.
  • Buat grup pelanggan di WhatsApp atau Telegram untuk memberi mereka penawaran eksklusif.
  • Kirim pesan follow-up setelah pembelian, menawarkan diskon untuk pembelian berikutnya.

Kesimpulan

Berjualan di marketplace tidak hanya soal harga dan promosi. UKM harus membangun brand yang kuat, menciptakan diferensiasi yang jelas, dan menerapkan strategi digital marketing yang efektif. Dengan pendekatan yang tepat, UKM tidak hanya bisa bertahan tetapi juga berkembang menjadi brand yang dikenal luas dan memiliki pelanggan setia.

Ringkasan Langkah-Langkah Kunci:

✅ Membangun brand dengan identitas visual yang profesional & layanan pelanggan yang kuat.
✅ Menciptakan diferensiasi melalui kualitas produk, packaging, dan layanan tambahan.
✅ Mengoptimalkan SEO marketplace agar produk mudah ditemukan.
✅ Menggunakan iklan berbayar dengan strategi yang tepat.
✅ Memanfaatkan media sosial & influencer untuk meningkatkan brand awareness.
✅ Menerapkan program loyalitas agar pelanggan terus kembali membeli.

Dengan strategi ini, UKM dapat berkembang secara berkelanjutan di ekosistem e-commerce yang semakin kompetitif.

6. Memanfaatkan Data untuk Pengambilan Keputusan

Salah satu keuntungan utama berjualan online adalah akses ke data yang bisa digunakan untuk mengoptimalkan bisnis. Analisis tren penjualan, perilaku pelanggan, dan efektivitas kampanye pemasaran dapat membantu UKM membuat keputusan berbasis data untuk meningkatkan efisiensi dan profitabilitas.

Gunakan fitur analitik yang disediakan oleh marketplace atau e-commerce platform untuk memahami pola pembelian, waktu terbaik untuk menjalankan promosi, dan strategi harga yang paling efektif.

Kesimpulan

Berjualan online menawarkan potensi besar bagi UKM, tetapi kesuksesan tidak datang dengan sendirinya. Perencanaan yang matang dalam memilih model bisnis, platform, operasional, branding, layanan pelanggan, dan pemanfaatan data akan meningkatkan peluang untuk sukses di pasar digital. Dengan pendekatan yang tepat, UKM tidak hanya bisa bertahan tetapi juga berkembang dan bersaing di era e-commerce yang semakin kompetitif.

Read Also:
    • Opportunity
    Es Teler 77: Dari Warung Kecil ke Jaringan Restoran Besar – Pelajaran...
    • Insight
    Mengapa Perusahaan Wajib Mendaftarkan Karyawan ke BPJS Kesehatan & BPJS Ketenagakerjaan?
    • Strategic
    Apakah Bisnis Anda Benar-Benar Siap 2026? Checklist Evaluasi untuk UMKM
  • Tax Indonesian Rupiah
    • Finance
    Memilih Badan Hukum yang Tepat untuk UKM di Indonesia: Struktur, Pajak, dan...
  • Jenis jenis bisnis restoran
    • Insight
    Mengenal Jenis-Jenis Bisnis Restoran di Indonesia dan Dunia: Panduan Komprehensif untuk Pengusaha...
    • Finance
    Make It Happen: Panduan Praktis Mewujudkan Kebebasan Finansial
    • Insight
    Membangun Bisnis yang Berjalan Otomatis: Panduan Komprehensif Berdasarkan Clockwork oleh Mike Michalowicz
Post Activity
7.03k
24
0

Table of Contents:

  • 1. Memilih Model Bisnis yang Tepat
  • 2. Memilih Platform yang Sesuai
  • 3. Menyiapkan Infrastruktur Operasional
  • 4. Menentukan Harga yang Tepat
  • 5. Membangun Brand dan Diferensiasi
  • 6. Memanfaatkan Data untuk Pengambilan Keputusan
  • Kesimpulan
Share this post
0%
Back to Top
Tags:
  • Jual Online
  • UKM
24

Previous Post

Mengamankan Keuntungan: Implementasi Profit First untuk UKM
  • Finance

Next Post

The 5 AM Club dan Kebiasaan Islam: Kunci Kesuksesan...
  • Insight
Comments are closed
Recent Posts:
  • Strategic
Apakah Bisnis Anda Benar-Benar Siap 2026? Checklist Evaluasi untuk UMKM
  • taqi
    By taqi
  • February 21, 2026
  • Finance
Omzet Naik Tapi Uang Habis? Ini Penyebabnya
  • taqi
    By taqi
  • February 21, 2026
  • Finance
Bisnis Kamu Benar-Benar Sehat atau Hanya Terlihat Ramai?
  • taqi
    By taqi
  • February 20, 2026
Design Thinking
  • Insight
Gunakan Design Thinking untuk Menavigasi Ambiguitas
  • taqi
    By taqi
  • October 9, 2025
Cashflow Analysis
  • Finance
Cash Flow Analysis: Strategi Jitu Mengelola Arus Kas untuk Bisnis...
  • taqi
    By taqi
  • September 25, 2025
UMKM owner
  • Insight
UMKM Bukanlah Versi Mini dari Perusahaan Besar: Strategi Bertahan dan...
  • taqi
    By taqi
  • September 22, 2025
panduan praktis umkm
  • Insight
Panduan Praktis UMKM: Cara Menggabungkan HR dan Teknologi untuk Sukses...
  • taqi
    By taqi
  • September 16, 2025
  • Insight
Haruskah Perusahaan Menggabungkan Peran CHRO dan CTO? Strategi Cerdas Menghadapi...
  • taqi
    By taqi
  • September 16, 2025
About
  • About the Blog
  • Meet the Team
  • Guidelines
  • Our Story
  • Press Inquiries
  • Contact Us
  • Privacy Policy
Company
  • Company News
  • Our Mission
  • Join Our Team
  • Our Partners
  • Media Kit
  • Legal Info
  • Careers
Support
  • Help Center
  • FAQs
  • Submit a Ticket
  • Reader’s Guide
  • Advertising
  • Report an Issue
  • Technical Support
Resources
  • Blog Archives
  • Popular Posts
  • Newsletter Signup
  • Research Reports
  • Podcast Episodes
  • E-books & Guides
  • Case Studies
Subscribe for the Latest Updates Delivered Straight to Your Inbox
2026 eukm .ID. All rights reserved
  • About
  • Contact
  • FAQ
  • Shop